Rabu, 07 April 2021

Strategi belajar

 Nama : Hendri

Nim : 11901018

Kelas : Pai 4D

Sumber : https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi

 Strategi belajar

Berdasarkan jurnal yang saya baca bahwa pembelajaran yang dinamis, tercipta oleh suatu bentuk komunikasi lisan yang terpola melalui keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

1. Strategi Pembelajaran Keterampilan Menyimak.

Keterampilan menyimak adalah satu bentuk keterampilan berbahasa yang bersifat reseptif. Jadi reseptif itu adalah kemampuan untk memahami bahasa lisan yang di dengar atau dibaca. Keterampilan menyimak pada tahapan lebih tinggi mampu menginformasikan kembali pemahamannya malalui keterampilan berbicara maupun menulis.

jadi berdasarkan penjelasan di atas saya sendiri bisa memahami bahwa keterampilan menyimak ini merupakan strategi yang sangat bagus karna di keterampilan ini perserta didik bisa mendengarkan sebuah informasi dan melihat serta mencatanya dan tidak hanya itu strategi pembelajaran keterampilan menyimak ini pula bisa memberikan interaksi dan mengulangi secara lebih kreatif beserta tanya jawab.

2. Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara.

 Keterampilan berbicara merupakan keterampilan memproduksi arus sistem bunyi artikulasi untuk menyampaikan kehendak, kebutuhan perasaan, dan keinginan kepada orang lain. Keterampilan berbicara diawali dengan adanya pemahaman minimal dari pembicara dalam membentuk sebuah kalimat. Sebuah kalimat, betapapun kecilnya, memiliki struktur dasar yang saling berkaitan satu sama lain sehingga mampu menyajikan sebuah makna. Strategi pembelajaran berbicara merujuk pada prinsip stimulus dan respon.

Untuk strategi pembelajaran keterampilan berbicara ini saya memahami bahwa berbicara bisa menentukan hasil dari apa yang ingin kita sampaikan seperti membaca puisi, berdialog ataupun bercerita atau berpidato sekali pun. Karna salah kita dalam berbicara maka hasilnya pun nanti akan menjadi tidak baik.

3. Strategi Pembelajaran Keterampilan Membaca Keterampilan membaca memiliki peranan penting dalam pengembangan pengetahuan dan sebagai alat komunikasi bagi kehidupan manusia. Fakta di lapangan menunjukan bahwa masyarakat di negara maju ditandai oleh berkembangnya suatu kebiasaan membaca yang tinggi. Membaca merupakan suatu kegiatan untuk mendapatkan makna dari apa yang tertulis dalam teks. Pembelajaran membaca harus memperhatikan cara berfikir teratur dan baik. Membaca melibatkan semua proses mental yang lebih tinggi seperti ingatan, pemikiran, daya khayal, pengaturan, penerapan, dan pemecahan masalah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar